“Assalamu’alaikum, Yah, Alhamdulillah, aku lulus”

Malam sudah lama beranjak, di tengah waktu diri ini masih berkutak kutik dengan layar laptop, tiba -tiba ada pesan whatsapp masuk. Pesan darimu yang ingin menyampaikan bahwa dirimu lulus ujian nasional sekolah.

Bagi ayah, menerima pesan darimu seperti ini, mengandung banyak makna bahagia bagi ayah (ayah mengenal baik sifatmu, kamu tipe anak yang rada sedikit bicara, kamu akan menyampaikan informasi kepada orang lain secukupnya, tidak lebih tidak kurang, mungkin sama dengan sifat ayahmu ini yang seringkali kurang peduli dengan hal-hal yang bernuansa basa basi). Banyak makna yang ayah rasakan dari kalimat pesan yang kamu kirimkan, anakku.

  • Makna yang mengungkapkan perasaan seorang anak yang bahagia dengan keberhasilannya, lulus menempuh Ujian Nasional sekolah
  • Makna yang menggambarkan kebanggaan seorang anak yang telah berhasil mencapai hasil akhir yang baik setelah berjuang, bersabar dan tekun belajar mempersiapkan ujian
  • Makna seorang anak yang ingin mempersembahkan baktinya kepada kedua orang tuanya, lewat keberhasilannya
  • Yang terakhir namun tak kalah sangat penting, makna seorang anak yang dengan santun menyampaikan berita bahagia kepada orang tuanya.

Kuperhatikan susunan kalimat dari pesan yang kamu kirimkan ke ayah. Diawali dengan salam (“Assalamu’alaikum”), diikuti dengan sapaan lembut (“Yah”), diiringi dengan sepenuh pujian kepada Alloh, dzat pemilik seluruh alam (“Alhamdulillah”), dan baru yang terakhir engkau sampaikan berita gembira bahwa kamu berhasil (“aku lulus”).

Sungguh tak terkira bahagianya ayahmu nak. Tidak hanya bahagia karena kamu lulus, namun lebih dari itu, kesantunanmu dalam menyampaikan pesan telah mencerminkan bahwa kamu tidak hanya lulus mampu secara akademik, namun juga baik tutur akhlakmu. Ayah berdo’a semoga kelak engkau menjadi hamba dari Rabb-mu, yang bertauhid lurus, berakhlakul karimah, berbakti kepada orang tua, berilmu tinggi nan berkah, yang dengan ilmu itu engkau menjadi pemimpin yang menjadi jalan sebanyak banyaknya manfaat bagi hamba yang lain. Amiiin.

Alhamdulillah, terima kasih ya Rabb atas karunia yang Engkau karuniakan kepada kami. Terimalah rasa dan ucap syukur kami, catatkanlah ini sebagai amal sholih kami yang Engkau ridhoi dan masukkan kami kedalam golongan hamba ahli syukur-Mu. Amiiin.

Robbana hablana min’aswajina waddzurriyatina qurrota ‘ayyun waj’alna lilmuttaqiina imama. Amiiin.

Qingdao, 23 Mei 2017.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s